MASTER38 MASTER38 MASTER38 MASTER38 BOSSWIN168 BOSSWIN168 BOSSWIN168 BOSSWIN168 BOSSWIN168 COCOL88 COCOL88 COCOL88 COCOL88 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MAHJONG69 MAHJONG69 MAHJONG69 MAHJONG69 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 ZONA69 ZONA69 ZONA69 NOBAR69 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38
SLOT GACOR HARI INI SLOT GACOR HARI INI
BOSSWIN168 BOSSWIN168
BARON69
COCOL88
MAX69 MAX69 MAX69
COCOL88 COCOL88 LOGIN BARON69 RONIN86 DINASTI168 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 MABAR69 COCOL88
ronin86
bwtoto
bwtoto
bwtoto
master38
Search for:
  • Home/
  • PAPUA/
  • Profil Bandara Frans Kaisiepo, Diambil dari Nama Pahlawan Nasional Asal Papua
Profil Bandara Frans Kaisiepo, Diambil dari Nama Pahlawan Nasional Asal Papua

Profil Bandara Frans Kaisiepo, Diambil dari Nama Pahlawan Nasional Asal Papua

JAKARTA, iNews.id Profil Bandara Frans Kaisiepo di Biak, Kabupaten Biak Numfor, Papua, merupakan salah satu bandara di Indonesia yang mempunyai sejarah panjang. Bandar udara internasional yang dikelola oleh PT Angkasa Pura I ini baru menyandang nama Frans Kaisiepo pada tahun 1984, mengambil nama pahlawan nasional asal Papua. 

Frans Kaisiepo adalah pahlawan nasional yang lahir di Wardo, Biak Barat. Pada 1964-1973, ia menjabat sebagai Gubernur Papua. Di masa perjuangan mempertahankan kemerdekaan, Frans Kaisiepo berperan dalam penyatuan Papua (dulu Irian Barat) dengan Republik Indonesia. 

Sebelumnya, Bandara Frans Kaisiepo bernama Bandara Mokmer. Bandara tersebut dibangun oleh Jepang pada 1943 sebagai penunjang mobilitas tentara, logistik, dan lainnya. Diketahui, saat itu Jepang tengah terlibat perang di Pasifik pada Perang Dunia II. Jepang menjadikan Pulau Biak sebagai salah satu basis militernya karena lokasi Biak yang dekat dengan Samudera Pasifik.

Usai perang berakhir dan Jepang kalah, lapangan udara itu dikuasai Sekutu dan selanjutnya difungsikan untuk penerbangan komersial oleh Belanda. Dari lapangan udara yang dikenal dengan nama Bandara Mokmer, rute penerbangan Biak-Tokyo-Amsterdam pun dibuka pada 1959. 

Editor : Ahmad Antoni

Follow Berita iNewsPapua di Google News

Bagikan Artikel:

COCOL88 GACOR77 RECEH88 NGASO77 TANGO77 PASUKAN88 MEWAHBET MANTUL138 EPICWIN138 WORTEL21 WORTEL21 WORTEL21 WORTEL21 WORTEL21